MAHIR MANCING

Saya disini hanya mencoba membantu para Mancing Mania untuk dapat memahami dan mengetahui lebih dalam segala hal yang berhubungan dengan Hobby Memancing. SEMOGA BERMANFAAT.

Tampilkan postingan dengan label TRIKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRIKS. Tampilkan semua postingan

Trik Memancing Cumi - Cumi

PERTANYAAN MENDASAR SEPUTAR

MANCING CUMI

1. Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi ?
2. Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an ?
3. Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela ?
4. Dimana lokasi untuk menangkap cumi ?
5. Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi ?
6. Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi ?
7. Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup ?
8. Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi ?
9. Apa beda antara cumi dengan sotong ?
10. Dimana membeli umpan capela/udang2an ?
11. Berapa “batas tangkap” untuk cumi ?

Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi ?


Cumi dipancing dengan menggunakan 2 jenis umpan :
- Umpan buatan
- Tusukan cumi

Umpan buatan atau “udang2an“ sering terlihat seperti udang. Kadang2 terlihat seperti ikan kecil. Lihat contoh dibawah.



Tusukan cumi sebaliknya agak berbeda. Badan buatan yang seperti udang digantikan dengan sebuah besi/metal panjang sederhana. Ikan mati/hidup ditusukkan masuk kedalam dan dikunci dengan kawat atau senar pancing.

Tusukan cumi (liat dibawah) pada umumnya digunakan secara pasif dibawah sebuah pelampung. Udang2an biasanya dilempar & digulung menggunakan sebuah joran pancing.


Mancing cumi menggunakan umpan capela/udang2an merupakan cara yang paling menyenangkan untuk menangkap cumi. Juga lebih praktis karena tidak membutuhkan umpan yang berbau amis ikan.

Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an ?

Banyak pilihan warna untuk umpan capela yang digunakan, tergantung situasi & kondisi cuaca serta lokasi tempat mancing. Beberapa komentar yang sering terlontar :
“Saya akan menyarankan untuk menggunakan capela kecil warna Pink, ukuran 2.0 adalah favorit saya”. “Pink adalah warna keberuntungan saya tapi paling sering digunakan mincing saat malam. Warna favorit saya berikutnya adalah Oranye” .
“Saya pernah diberitahukan bahwa capela warna Biru dan Hijau adalah warna terbaik yang digunakan saat musim dingin dimana capela warna Pink dan Oranye adalah yang terbaik digunakan saat musim panas (ingat : tidak ada musim dingin di Indonesia.
Ini kondisi 4 musim di benua Eropa). Beberapa capela bersinar di kegelapan (Glow In The Dark – GID) dan mereka memiliki penggemarnya sendiri. Saya tidak mempunyai banyak keberuntungan dengan capela GID ini”.
Beberapa capela memiliki mata pancing extra di tengah badannya. Capela “berduri” ini kelihatannya dapat berfungsi dengan baik. Bagaimanapun, Yo-Zuri (pabrikan capela terkenal) berpendapat bahwa “duri“ ini hanya akan menakuti cumi yang tenang dan menghasilkan tingkat penangkapan yang berkurang.

Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela ?

Beberapa komentar dari pemancing cumi :
“Saya suka menggunakan sebuah joran panjang dengan senar pancing ukuran 8-10 pounds. Jika capela anda cukup berat untuk menyelam sampai ke dasar laut kurang dari 10 detik, ikan capela langsung ke senar. Jika capela membutuhkan waktu yang sangat lama untuk tenggelam (jenis capela yang mengapung), maka gunakan timah pemberat sekitar 1 meter dari ujung senar yang dihubungkan dengan capela“.
“Lempar capela sejauh mungkin dan biarkan tenggelam sebentar. Jika ada cumi kecil di sekitarnya, mereka akan sangat penasaran untuk datang mendekat kepada umpan yang dilempar. Umumnya cumi yang berukuran lebih besar lebih banyak terdapat di lokasi yang lebih dalam“.

“Berikan beberapa sentakan pendek pada capela untuk mendapatkan perhatian dari cumi yang ada di sekitarnya. Jika anda mancing dibawah sorotan lampu yang terang, anda akan dapat melihat cumi mendekati capela. Jika seekor cumi mendekati capela dengan kecepatan tinggi, ini artinya sang cumi “tergila-gila“ dengan capela anda dan kemungkinan besar akan mencengkeram capela. Bersiaplah! Segera setelah anda melihat sang cumi mencengkeram capela, anda harus menggentak secara perlahan agar mata pancing tersangkut kemudian gulunglah reel secara perlahan sampai cumi mendekat ke jaring serok anda. Jangan biarkan senar kendur.... kalau tidak maka anda akan kehilangan cumi buruan! Saya rekomendasikan untuk menggunakan jaring serok karena seringkali cumi hanya terkait pada satu tentakelnya dan secepatnya anda berusaha untuk mengangkat mereka dari atas permukaan air mereka akan lepas dari capela. Saya harus akui walau bagaimanapun, seringkali saya tidak mau repot untuk membawa jaring serok dan hanya mengharapkan yang terbaik/keberuntungan. Untuk cumi yang berukuran sangat besar, saya kadang2 menepikannya dan mengambilnya dengan mencengkeram di bagian belakang kepalanya. Kemudian saya angkat dari atas permukaan air dengan tangan. Cara ini kelihatannya oke tapi hati2 jangan sampai tergigit oleh sang cumi!“
“Semoga sang cumi akan melepaskan tinta hitamnya didalam air tapi anda harus sangat berhati2 menangani cumi karena sepertinya tinta mereka tidak ada habis2nya.“
“Jika cumi tidak tergila-gila dengan capela anda, maka anda harus bekerja lebih extra lagi untuk menangkap mereka! Setelah melempar capela, berikan hentakan pendek beberapa kali lalu gulung senar selambat mungkin.

Jika seekor cumi mendekat secara perlahan, anda dapat mencoba beberapa hal berikut :
- Biarkan capela tenggelam secara perlahan sampai cumi mencengkeramnya
- Berikan sebuah hentakan pendek pada capela dan tetap gulung senar secara perlahan


Jika cumi terlihat tidak bernafsu samasekali, anda kadang2 dapat membuat mereka bernafsu/tertarik dengan sebuah gulungan cepat yang berirama. Jika anda dapat membuat cumi mendekati capela secara cepat, maka peluang anda untuk berhasil akan semakin meningkat. Kadangkala gerakan menghentak hanya akan menakuti cumi, maka anda harus memperhatikan sang cumi dengan seksama untuk melihat reaksinya terhadap capela”.
“Seringkali cumi akan mengikuti capela dan menggapainya pada detik2 terakhir saat capela akan diangkat dari atas air. Jika sekelompok cumi mengikuti capela anda, maka peluang anda akan semakin baik karena persaingan ketat diantara mereka akan membuat cumi mencengkeram capela. Saya mendapatkan bahwa kadang2 seekor cumi pemalu akan lebih berupaya untuk mencengkeram sebuah capela jika capela digulung melewati suatu lokasi terang menuju suatu lokasi yang samar/gelap. Hal ini dapat terjadi jika memancing di atas suatu dermaga pada malam hari dibawah lampu penerangan buatan/lampu sorot. Lampu dermaga menerangi air mungkin sekitar 2 meter menjauh dari dermaga. Biasanya, air yang terdapat dibawah tiang dermaga dalam kondisi gelap. Arahkan capela menuju lokasi gelap ini dan seekor cumi pemalu kemungkinan besar akan memutuskan bahwa inilah saat terbaik untuk menyerang capela”.
“Cumi seringkali mengetes capela dengan menyentuhnya secara lembut/perlahan. Mereka sering melakukan ini dengan pertama kali mengejar capela dan berenang mensejajarinya. Mereka sering menggunakan tentakel mereka yang panjang untuk merasakan capela tapi tidak sesungguhnya mencengkeramnya. Saya sering mencoba (dengan tingkat keberhasilan yang kecil) untuk menggentaknya ketika cumi menyentuh capela. Kelihatannya, kalau cumi tidak benar2 “menginginkan” capela anda, maka anda akan frustasi mencoba untuk menangkap cumi pemalu ini”.

Dimana lokasi untuk menangkap cumi ?

Anda dapat mencobanya di suatu dermaga lokal, dari atas perahu atau dari karang2 pinggir pantai laut. Hindari memancing di lokasi dengan arus yang sangat deras karena cumi biasanya tidak bermain di lokasi seperti ini.
Dasar laut harus memiliki gugusan rumput laut atau karang sebagai tempat berlindung cumi. Idealnya air laut harus berwarna cerah/bening, ada sedikit angin (angin darat bukan angin laut) dan kedalaman laut berkisar antara 2-6 meter. Jika mancing di atas dermaga, perhatikan bekas tinta (dari cumi) di lantai dermaga. Bekas tinta ini menunjukkan bahwa anda telah menemukan lokasi yang tepat untuk mancing cumi“.
“Saya lebih suka memancing dari karang pinggir laut karena saya tidak memiliki sebuah perahu. Saya pikir mancing dari atas perahu adalah yang terbaik. Sebuah perahu memberikan anda kesempatan untuk dapat menjangkau lokasi2 sulit dari gugusan karang sehingga akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Saya tidak lagi menyukai mancing dari atas dermaga karena terlalu banyak yang mancing sehingga terlalu mengganggu/bising dan saya pikir cuminya lebih pandai/curiga. Cumi yang curiga cenderung mengejar capela tapi tidak mau mencengkeramnya! Kecurigaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh terlalu seringnya dipancing dan ratusan capela yang mereka lihat setiap hari! Saya tidak terlalu yakin. Yang saya tahu, bahwa cumi di lokasi yang lebih sulit untuk menjangkaunya akan lebih agresif dan lebih mudah untuk ditangkap“.

Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi ?

Menurut Yo-Zuri, waktu terbaik untuk mancing cumi adalah saat pagi hari ( jam 6.00 – 9.00) dan menjelang malam (jam 18.00 – 21.00). “Saya sudah pernah mendapatkan hasil perolehan cumi terbaik dan terbesar pada pagi hari. Tapi saya biasanya malas dan hanya mancing cumi saat siang hari. Usahakan untuk mencapai lokasi saat matahari terbit dan mancing selama dua atau tiga jam jika anda tidak semalas saya!” Di karang2 tempat saya, cumi baru akan datang sekitar 20 menit sebelum gelap”.
Jika anda mancing di lokasi dengan lampu penerangan buatan seperti dermaga atau pelabuhan, maka anda harus mancing sepanjang malam!
Cumi akan tertarik dengan sinar lampu yang terang. Mancinglah pada lokasi dermaga yang paling terang.
Waktu terbaik adalah pada musim semi dan musim panas (catatan : hanya untuk di Eropa yang terdapat 4 musim).“ Saya mendapatkan bahwa cumi cenderung kurang aktif jika kondisi terlalu dingin“.
“Kelihatannya mancing saat pasang tinggi adalah waktu yang paling produktif. Walaupun secara pribadi saya percaya bahwa kondisi cuaca dan kualitas air pada saat kita mancing adalah lebih penting dari pada teori pasang surut yang ada“.

Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi ?

Apakah kalender bulan berpengaruh? Menurut nelayan komersil yang berburu cumi jarum/sotong, mereka mendapatkan hasil terbaik sekitar awal bulan (bulan baru). Cumi akan lebih mudah tertarik dengan cahaya lampu yang terang dari perahu pancing jika tidak ada bulan yang akan menarik perhatian mereka. Langit mendung cenderung menghalangi cahaya bulan dan ini juga dapat membantu meningkatkan frekuensi penangkapan.


Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup ?

Jika anda secepatnya melepaskan cumi yang tidak diinginkan dan mengurangi waktu penanganannya (kurang dari 30 detik) maka cumi akan memiliki kesempatan untuk hidup yang lebih besar.

Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi ?

Cara terbaik untuk membinasakan seekor cumi salah satunya adalah dengan teknik “anastesi air dingin”. Setelah cumi diperoleh langsung masukkan kedalam tempat yang berisi es/air es sehingga sel sarafnya akan beku terlebih dahulu sebelum akhirnya cumi mati secara perlahan2.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat yang khusus dibuat untuk membunuh cumi dengan cepat dan manusiawi (lihat foto terlampir).


Caranya adalah dengan memasukkan ujung alat tersebut kedalam mulut cumi sekitar 4-5 cm lalu putar alatnya kekiri atau kekanan. Ini akan mematikan cumi dengan cepat.

Alat lain yang dapat digunakan adalah seperti terlampir termasuk cara penggunaannya.

Apa beda antara cumi dengan sotong
?

Cumi/Semampar/Cumi Karang/Cumi Batu/Thorax (Cuttlefish)
Sotong/Cumi Jarum/Giant Humboldt (Calamari)

Dimana membeli umpan capela/udang2an ?

Capela dapat diperoleh di hampir semua toko pancing yang ada khususnya yang menjual peralatan pancing laut. Harganya bervariasi tergantung kualitasnya (ketahanan terhadap karat, keseimbangan horizontal dll) juga tergantung kepada penampilan fisik capela bagi pemancing.
Capela dapat juga diperoleh melalui media online/internet seperti eBay, dll.

Berapa “batas tangkap” untuk cumi

Batas tangkap (bag limit) dan ukuran tangkap (size limit) biasanya berubah2 tergantung situasi dan kondisi wilayah setempat.

Lima Trik Dasar Memancing

LIMA TRIK DASAR MEMANCING

Lima Trik Dasar Memancing Sebagai Berikut :

1. Ikan:

Inilah sasaran utama memancing ialah menjinakkan ikan, sotong, ketam dan udang. Tanpa ada sasaran, mungkin usaha menjadi sia-sia dan alias tidak dapat dikecapi.

2. Umpan:

Memancing memerlukan umpan untuk menarik perhatian mangsa. Umpan merujuk kepada umpan hidup, mati mahupun tiruan seperti gewang, jig dan plastik lembut. Tanpa umpan ikan buruan tentu tidak akan menjamah pancing.

3. Waktu:

Sesetengah diet dan selera ikan berkait rapat dengan masa. Sama ada siang dan malam, ketika air berarus atau tiada arus.

4. Peralatan dan Kemahiran:

Setiap kawasan dan jenis ikan buruan mesti disesuaikan dengan peralatan yang sesuai.Gagal memilih peralatan seimbang dan sesuai tentu akan menyebabkan anda berputih mata. Pemilihan, penggunaan dan bawaan terhadap peralatan pula memerlukan kemahiran. Kemahiran boleh dicermati melalui pengalaman dan petunjuk agar selain melalui bacaan serta internet.

5. Nasib:

Nasib bukan satu pintu rezeki tanpa ia diusahakan terlebih dulu. Sebagai contoh, jika kita menaiki bot memancing, jangan harap ikan meloncat masuk ke dalam bot dengan sendiri. Konsep memancing memang tidak dapat lari daripada ungkapan ‘kita tidak tahu di mana ikan, kalau bernasib baik kita boleh dapat’.Jika kita memancing di kawasan yang sama (satu bot misalnya duduk sebelah menyebelah) dengan peralatan, umpan dan teknik sama. Tiba-tiba hanya rakan di sebelah yang menaikkan ikan sedangkan umpan anda langsung tidak disentuh. Jika ini berlaku, maka dia memang lebih bernasib baik daripada anda.Tapi jika anda sedang bertarung dengan 'strike' ikan yang sama menggunakan peralatan yang sama, tiba-tiba anda gagal atau ikan terlepas ataupun tali putus sedangkan rekan anda sukses menaklukan ikan tersebut. Ini boleh katakan kemahiran pula menentukan kesuksesan.Jika hanya umpan berlainan maka diet atau umpan menjadi faktor. Jika umpan yang sama digunakan di lokasi yang sama tetapi memancing pada waktu berlainan siang dan malam contohnya, masa pula menjadi elemen penentu.

Trik Memancing Ikan Tengiri

TRIK MEMANCING IKAN TENGIRI


Penggunaan set medium heavy dengan mainline 10lb ke 25lb yang tidak berwarna sepanjang melebihi 200 mtr. perambut pula dari jenis flourocarbon 20lb panjang 2 mtr dengan coated steelwire 20lb panjang 6" menggunakan hook 2/0 dan 3/0.

1. Arus mati.

Belon atau pelampung yang sesuai adalah digalakkan untuk mengelakkan umpan berbelit dengan pancing lain. Jarak umpan dengan belon paling kurang 4 mtr. Lagi panjang lagi bagus. Lepaskan umpan dalam jarak melebihi 30 mtr dari bot. Ikan hidup seperti selar dan kembong hendaklah dicangkut dalam keadaan kepala mengarah ke hadapan.

2. Arus perlahan.

Penggunaan teknik floating tanpa ladung atau belon. tetapi umpan ikan hidup hendaklah dicangkut dalam keadaan kepala menghadap bot. kalau menggunakan multiflier reel, bolehlah ikat perambut steelwire direct kepada mainline dengan ikatan albright dengan safety knot dihujung.

3. Arus deras.

Penggunaan teknik mid water dengan batu ladung bersaiz 2 atau 3. batu ladung dimasukkan kedalam mainline. setelah lepaskan ikan hidup ladung hendaklah dipegang. hulurkan tali sepanjang 10 mtr baru ikatkan getah gelung pada mainline untuk jadikan stopper ladung. lepaskan sepanjang 30 mtr dari bot.
Untuk pancingan malam pula perambut 50lb digunakan manakala steelwire 50lb pula hendaklah sepanjang 1 kaki. sekiranya bulan gelap cara pancingannya pula berbeza kerana tenggiri hanya akan makan dibawah bayangan cahaya lampu bot. bottom fishing tetapi dinaikkan sebanyak 8 mte. teknik seperti siang boleh digunakan sekiranya bulan terang.

3. Hook Up.

hook up hendaklah dibuat dengan kuat beberapa kali supaya mata yang disangkut pada umpan hidup boleh tanggal dan menyangkut pula pada rahang ikan tenggiri. sekiranya ini tidak diambil berat kita akan kehilangan tenggiri tersebut kerana rabut.
inilah serba sedikit yang boleh kawan berikan sebagai info pada kenkawan semua.
kalau dilayan dengan slow dan smooth species ini mudah menyerah tapi kalau ditarik dan dikarau ganas ia akan lebih ganas dan lambat menyerah. peratus putus sangat besar. penggunaan light set dengan mainline 10lb adalah sangat berkesan untuk menawan species ini tetapi ia akan mengganggu kekawan lain kerana memakan masa yang lama. kalau medium heavy makan masa 5 minit, light set pula 7 minit.

Tentang keadah pancingan tenggiri, kita perlu tahu yang paling mustahak ialah spot.

spot 1: Spot karang yang mana tenggiri nya telalu banyak hinggakan kalau dihulur apa saja yang bergerak akan dimakan seperti dilatuna sarawak.

spot 2: merupakan karang yang sempit yang memang banyak tenggiri menghuni disini dimana ramai nelayan pancing menjadi penunggu tetap disini seperti karang ngah. mereka hanya memancing tenggiri sahaja dengan mendapat hasil yang mencapai 40 hingga 50 ekor sehari.

spot 3: spot yang ada tenggiri tetapi tidak menjadi lubuk nelayan kerana kalau ditunggu pun hasil nya tak seberapa. seperti didalam unjam laut.

spot 4: spot yang karang nya sangat luas. dimana kita perlu bergantung pada nasib untuk dapatkan species tenggiri.

spot 5: spot yang tiada rekod hasilkan tenggiri tetapi saja2 mencuba tetapi kadang kala dapat juga.

keadah spot 1:
semua keadaah sesuai digunakan tetapi sekiranya untuk dapat hasil yang banyak pakailah perambut steelwire kasar dengan teknik bottom. bila kena saja rentaplah terus naikan keatas bot. sekiranya nak kan keseronokan pancing kawan syorkan pakailah light set dengan mainline 10lb, perambut steel wire 20lb dan hook 2/0 cutting point.

keadah spot 2:
memandangkan puluhan nelayan menunggu tempat ini sehari hari jadi tenggiri disini sudah kenal benda asing yang dihulurkan pada mereka. line berwarna atau braided, steewire hitam, kekili besar, umpan mati serta benda asing seperti getah, manik danperambut kasar merupakan benda2 yang perlu dielakkan. sehinggakan nelayan yang kita tahu terkenal dengan koyan dengan tangsi hingga ratus lb hanya menggunakan perambut 15lb sahaja disini. melainkan dikala permulaan species ini masuk ke sini setelah berbulan laut bergelora. ketika itu keadahnya sama dengan spot 1.

keadah spot 3:
dispot ini bolehlah kita gunakan teknik spinner atau sesudu juga casting rapalla. kalau nak gunakan keadaah floating dan mid water juga boleh. tenggiri disini tidak peka pada perambut atau benda2 asing kerana sesekali sahaja mereka diumpan dengan benda asing.

keadah spot 4:
disini trolling amat berkesan. keadah lain boleh digunakan tetapi peratusan hasilnya sangat kecil dibandingkan dengan keadaah trolling.

keadah spot 5:
disini kita hanya perlu tajul satu set untuk tenggiri denga keadah floating disamping pancing bottom untuk species lain. kita tidak perlu berharap pada tenggiri lebihkan tumpuan pada species lain. sekiranya ada rezeki dapatlah seekor dua.

Perhatian:
species tenggiri tidak memilih arus. kalau arus laju tapi faktor lain baik ia akan makan dan sebaliknya walaupun arus baik tetapi faktor lain tidak baik alamat melangutlah joran kita.

Faktor2 tenggiri aktif.

1.cuaca baik setelah habis monsoon. tidak kira arus.(karang)
2.cuaca baik air jernih(biru kehitaman) tidak kira arus.(karang)
3.cuaca tidak baik tapi arus baik.(unjam)

Teknik rentapan untuk pancingan tenggiri pula ada beberapa teknik yang berkesan sesuai dengan set pancing dan keadah pancing yang kita gunakan.

1. penggunaan light set medium fast action rod mainline 10 ke 15lb keadah hanyut dengan umpan hidup. sebelum pancingan dimulakan pastikan dulu tension drag pada tekanan 80% dari kekuatan mainline. semasa umpan diturunkan hendaklah perhatikan kelajuan pergerakan renangan umpan sekiranya kelajuan pergerakan maintain teruskan dengan tension dalam keadaan off(free) sekiranya ada rasa macam kelajuan renangan umpan bertambah dengan drastik, jangan lengah terus saja sentap dengan kuat beberapa kali kerana umpan anda sudah dimakan. semasa sentapan dibuat pastikan tension drag masih dalam keadaan free. on kan drag bila saja mangsa membuat larian laju. biarkan tension dalam keadaan 80% kekuatan line supaya mangsa cepat pancit.
sentapan untuk light set perlu sekuat hati kerana rod yang lembut. daging umpan yang fresh masih liat jadi perlukan kekuatan untuk koyakkan daging umpan supaya mata kena pada mangsa.
bila ikan tidak makan semasa umpan turun, on kan drag dan parkinglah dekat holder. sekiranya umpan dientap, kekuatan drag tadi akan buatkan hook kena kat mulut mangsa tetapi sekiranya kita lambat buat hook up, umpan akan diludah dengan mudah sahaja kerana hook hanya melukai mangsa tapi belum melepasi duri pandan. sentapan hendaklah dilakukan dalam keadaan rod masih melengkung kerana dimasa itu memori pada rod dan line sudah sampai tahap maksima. dengan cara ini hook akan menembusi daging pada mulut mangsa.

2. Penggunaan medium heavy set, mainline 25lb ke 30lb pula sangat senang tetapi perlukan kepantasan kerana memori kelengkungan rod hanya sedikit dibandingkan dengan light rod. setkan tension drag sama dengan cara tadi dengan ketegangan 80% kekuatan mainline. bila saja ada rentapan dari mangsa rod hendaklah disentap dengan kuat dan cepat. jangan pula bila rod ditarik ikan, tension nak ketatkan, tali ikatan nak dibuka terlebih dahulu barulah nak buat hook up . alamatnya putih mata. hook up terlebih dahulu sebelum buat lain perkara barulah peratus untuk dapatkan mangsa lebih besar.

Trik Memancing Ikan Patin

TRIK MEMANCING IKAN PATIN


Pegasius atau biasa juga disebut ikan patin atau jambal adalah jenis ikan yang bermain di dasar. Untuk pemancing jenis ikan ini berikut adalah tips dan trik memancing ikan ini.

Rangkaian pancing ikan patin bisa menggunakan pelampug atau tidak (glosor). Rangkaian ikan pancing bisa terdiri 1 atau 2 mata kail ukuran kecil sampai sedng. Hal ini dikarenakan ikan pegasius tidak memiliki mulut yang terlalu besar. Gunakan kawat nikelin kecil dan lemas aau kenur pandu / lider, kili-kili dan timah pemberat ukuran kecil.
Yang harus diingat, apabila anda lebih suka pada pelampung adalah jarak kail samapai pelampung harus sepanjang dalamnya sungai atau kolam agar umpan dapat menyentuh dasar.

Pertama-tama ikatan pancing ke nikelin / kenur pandu sepanjang 5-7 cm, kemudian nikelin atau kenur pandu tersebut (apabila ada dua, kedua-duanya) diikatkan ke kili-kili.
Sebelumnya kili-kili itu diikatkan ke senar utama, jangan lupa masukkan timah pemberat di kenur utama. Pastikan timah pemberat yang digunakan adalah jenis yang bolong di tengah (timah melinjo) sehingga timah dapat bergerak leluasa di senar utama.
Setelah timah dimasukkan, ikatkan senar utama ke kili-kili yang tersambung dengan mata kail. Setelah rangkaian pancing jadi, gunakan karet stopper di senar utama sebagai penjaga agar timah tidak berjalan terlalu jauh dari kili-kili. Jarak 5 cm biasanya sudah cukup memadai.
Setelah umpan yang terpasang dilempar , pastikan senar berada di garis lurus antara pemancing dan umpan. Tidak perlu menarik senar sehingga tegang, justru biarkan agak kendor sehingga senar bisa terlihat terapung di atas air membentuk satu garis. Apakah ikan menyambar, maka pemancing akan melihat garis yang terbentuk dari senar di atas air tersebut berjalan.
Ikan patin tidak akan membawa umpan dalam satu kali sentakan, begitu senar bergerak beberapa saat cepat-cepat sentak joran anda. Telat menyentak akan mengakibatkan umpan dilepehkan oleh ikan dan terlepas.

Ikan patin akan terasa mengasikan apabila dipancing dengan senar kecil. Untuk pemula disarankan senar berukuran 8-12 lbs, bagi yang menyukai teknik fight “tarik-ulur” disarankan menggunakan senar berukuran 2 – 6 lbs.
Jangan lupa setelan drag yang disesuaikan dengan ukuran senar. Hentakan pertama tidak akan membuat ikan patin berukuran besar melawan dengan kuat, anda biasanya akan merasa berat, tetapi semakin ke pinggir maka ikan akan mulai “mengamuk”.
Hati-hati, sentakan mendadak dari patin terhadap senar kecil dapat memutuskan tali senar. Ketika ikan sudah dekat dan siap untuk diangkat, siapkan serokan untuk mengangkat ikan. Ingat jangan memegang tali apabila ingin mengangkat ikan untuk diserok. Apabila menggunakan kenur kecil, ikan patin yng hendak diserok biasanya akan melawan dengan keras dan kemungkinan besar putus.

Selamat mencoba..........

Trik Memancing Ikan Mas

TRIK MEMANCING IKAN MAS I

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.

• Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.

• Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).

• Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.

• Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.

TIPS DAN TRIK MEMANCING IKAN MAS II

Memancing ikan sepertinya mudah saja, lemparkan umpan, ikan makan umpan, gulung lalu angkat. Ternyata tidak seperti itu, karena diperlukan sedikit keahlian khusus. Teknik ini akan sangat diperlukan apalagi jika anda sedang memasuki lomba. Berlatihlah dan pengalaman akan mengajarkan anda kepada tekink yang benar dan efektif. Silahkan ikuti teknik berikut dan jika anda mempunyai trik-trik khusus, jangan segan untuk mengirimkannya ke halaman ini.

1. MELONTAR UMPAN

Kunci sukses acara mancing juga ditentukan oleh teknik lontaran. Lontaran harus jatuh pada titik yang sama dengan titik yang telah diberi umpan pengebom. Lontaran ke arah yang sembarangan itu seperti mengoper bola ke arah yang tiada seorang temanpun yang menyambut. Berlatihlah dulu cara melontar di kolam harian sebelum anda beralih ke pertandingan. Memang tak ada larangan untuk langsung terjun ke lomba. Namun tentunya kita tak ingin mendapat malu bila lontaran kita selalu jatuh di lapak tetangga.Mula-mula atur pengangan tangan tepat pada gagang joran di mana ril duduk. Buka kawat pengaman ril (Bail Arm) dan tahan kenur dengan jari telunjuk. Pegang joran tegak lurus searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan gerakan siku ke arah depan hingga kenur tegak lurus dengan air, ayunkan umpan ke arah belakang. Bila saat itu anda masih ragu , gerakan joran kembali kedepan. Kembali ayunkan umpan ke belakang dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala. Saat umpan terayun ke belakang, lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi anda tahan dengan jari. Bila gerakan dilakukan secara benar maka anda tak akan kecewa dengan hasil lontaran, berlatihlah terus hingga dirasa telah cukup. Untuk lemparan yang dekat anda cukup mengayunkan umpan saja tanpa sabetan joran, kemudian arahkan umpan ke tempat yang di tuju.Tempat-tempat yang cocok dijadikan titik potensial (hotspot) seperti; tempat terdalam pada bagian empang yang rata, sisir dengan pelampung tempat tersebut jika ada satu bagian terdalam maka jadikan sebagai titik potensial. Daerah kolam pada pertengahan yang terdapat pancuran air, daerah kolam pada tempat masuk atau keluarnya air juga daerah di mana terdapat patok bambu penyangga pipa pancuran air. Pinggir kolam yang dasarnya menjorok ke daratan (bentuk gua) atau yang banyak tanaman rambat yang menjuntai ke air. Dan masih banyak lagi ciri-ciri tempat yang baik untuk dijadikan hotspot.

2. ISYARAT KENUR

Pada rangkaian glosor atau kenur bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya langsung disalurkan ke kenur. Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit, taruhlah joran pada cagak joran (rod rest) atur kenur agar menegang namun janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit. Perhatikan kenur yang memasuki air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas.
Ada 2 kondisi dimana kita harus segera menggentak joran :
- Tanpa isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh.
- Kenur yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor.
- Keadaan lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan
yang amat halus dapat anda rasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur, pada keadaan yang
ekstrim joran dapat turut tercebur ke air makanya disarankan mengikatkan tali pengaman pada joran bila
memancing menggunakan rangkaian ini di danau atau perairan yang dalam lainnya

3. MENGGENTAK JORAN

Agar ikan dapat terkait saat umpan termakan, setelah adanya deteksi gigitan yang diurai di atas tadi. Anda perlu menggentak joran (strike) terutama bila rangkaian yang digunakan berpelampung. Gerak menggentak joran dapat digolongkan sebagai gerakan yang refleks. Untuk itu latihlah gerak refleks anda, sehingga tangan terlatih untuk segera meraih joran. Raih joran dengan memegangnya pada pangkal joran tepat di dudukan ril penggulung, posisi jari telunjuk ada didepan gagang penggulung jari lain berada di belakangnya. Gerakkan joran jauh ke arah belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur dan baca gerak ikan dan mulailah mengajarnya. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat saja jauh di arah kanan atau kiri dari posisi kita. Bila lontaran arah ke kiri, gentakan adalah ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang kiri. Pada empang pemancingan lontaran umpan hanya ke arah depan saja, karena sebelah kanan kiri ditempati orang.

4. MENAKLUKKAN IKAN

Menaklukkan ikan adalah saat yang paling kritis, gerakan ikan yang berontak melebihi kekuatan putus kenur (breaking strength) dapat menyebabkan kenur putus. Setel drag pada posisi setengah dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan anda sendiri, jangan biarkan drag dalam keadaan terkunci penuh. Biarkan ikan yang terpancing melarikan kenur. Arahkan joran berlawanan dengan arah lari ikan. Bila ikan merubah arah, segera gulung ril anda, coba menambah tekanan drag. Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan biarkan ikan kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan berusaha lari ke arah lain. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah ikan. Jangan panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar terutama untuk ikan yang berukuran besar. Akibat daya lentur joran dan setelah beberapa kali tarik ulur ikan akan menjadi lemah, segera gulung kenur dengan gerakan memompa. Artinya gulung kenur dengan cepat dibarengi dengan menurunkan posisi joran ke arah air hingga sejajar. Angkat joran dengan gerakan siku anda, gulung kembali ril dengan cepat seperti tadi dengan teknik pemompaan. Bila ikan telah dekat, anda harus ekstra hati-hati terhadap gerakan tiba-tiba ikan yang berontak, yang penting posisi drag ril anda jangan sampai terkunci penuh supaya kenur dapat dilarikan ikan bila ternyata masih mempunyai sisa tenaga yang besar. Bila yang anda kenai ternyata ikan yang berukuran super, maka sebenarnya perlawanan adalah saat ikan sudah begitu dekat dengan anda. Karateristik ikan mas yang besar biasanya dari tengah kolam anda dapat menariknya dengan mudah hanya saja terasa berat. Gulung kenur secara hati-hati gunakan perasaan anda menghadapi perlawanannya. jangan berusaha melawannya bila ikan masih berontak , mainkan saja dengan hati-hati untuk mengurangi tenaganya yang besar, bila ikan telah mendongak jangan gulung kenur anda karena akan menyebabkan ikan kembali tenggelam dan melawan. Tetapi tetaplah pertahankan posisi ikan yang telah mendongak tadi, dan untuk mendekatkannya ke tepi kolam, melangkahlah mundur hingga posisi ikan dapat dengan mudah diserok.

5. MELEPAS KAIL

Melepas kail yang menancap pada mulut ikan memang tugas pembantu (kedi) anda. Namun terkadang ada saatnya dimana kita sendiri selaku pemancing yang harus melakukan hal tersebut. Berhati-hatilah saat melepaskan kail, kalau menancap pada tangan anda akan sulit untuk melepaskannya. Gunakan lap untuk memegang badan ikan yang licin, biarkan ikan menggelepar pada serokan, bila ikan terdiam pegang ikan dengan tangan kiri, tekan agak keras bagian perut dengan jempol kiri anda. Ambil tang atau alat khusus pelepas kail (Disgorger) apabila tak ada pegang kail yang menancap dengan jari telunjuk dan jempol kanan lalu tarik kail mengikuti arah lengkungannya, bila agak sulit dorong kail terlebih sebelum mencoba membukanya lagi. Bila kail tertelan terlalu dalam dan anda tak membawa alat pelepas kail, carilah ranting pohon yang kira-kira masuk ke mulut ikan, ikutilah arah kenur pancing lalu dorong kailnya hingga terlepas dan keluarkan kail berbarengan dengan ujung ranting yang yang masuk ke mulut ikan. Bila teman anda atau anda mengalami kecelakaan tertancap kail, tetaplah tenang jangan panik. Mintalah pertolongan medis yang benar di klinik pengobatan.
Namun apabila pertolongan medis tidak ada, perhatikan sampai di mana kail menancap, apabila kail belum menembus maka anda dapat menariknya seperti biasa, namun bila kailnya tembus arah tarikan untuk mengeluarkan adalah ke arah pangkal kail. Untuk itu lepaskan kenur yang mengikat kail, posisikan tubuh agar anda mudah menariknya, teorinya adalah kail itu tidak ditarik keluar melainkan diloloskan hingga pangkalnya mengikuti arah luka tembus. Bila ada tang potong, patahkan dahulu bagian pangkal tempat pengikat yang biasanya lebih besar dari batang. Kalau tak ada, apa boleh buat karena anda harus segera mencabutnya. Alihkan perhatian teman yang tertancap kail, bisa dengan bantuan teman yang lain, saat perhatianya teralih dengan gerakan yang cepat loloskan kail dengan menarik bagian lengkung hingga kail tercabut. Anda harus yakin, jangan sampai gagal pada tarikan pertama ini, sebab jika gagal teman anda itu akan lebih keras menjeritnya. Gunakan alkohol atau betadine untuk membersihkan bagian luka.

Trik Memancing Ikan Kakap

TRIK MEMANCING IKAN KAKAP

Ikan kakap banyak jenisnya, tetapi yang umum biasa kita kenal adalah Ikan Kakap Merah (Red Snaper) karena berwarna merah,bentuk badan bulat pipih memanjang dengan sirip dipunggung, dibawah perut dan dengan anusnya (anal) terdapat sirip anal.

Ikan Kakap(Red Snapper)
- Rumah Kakap

Ikan kakap punya gigi yang kuat untuk merobek mangsanya, maka jangan heran jika senar pancing sering putus jika tersambar ikan kakap ini. Ikan ini selalu berkelompok dan hidup bersembunyi di karang-karang, tandes maupun rumpon dan selalu memposisikan di arus tepat dimuka arus saat makan. Jika ada makanan hanyut ikan ini langsung menyergapnya dengan cara di hisap dengan mulut lebarnya, Saat menunggu makanan biasanya Ikan paling besar berasa di posisi terdepan sedangkan yang ukuran lebih kecil berada dibelakangnya.

- Jangan sampai Lepas !!

Mereka seperti tentara yang berbaris, makanya jika kita memancing ikan kakap ini diusahakan jangan sampai terlepas sebab jika sang komandan didepan bisa melepaskan diri dari kail dan menjadi panik dan akhirnya melarikan diri, ikan kakap yang lain juga ikut-ikutan kabur menyelamatkan diri.

- Modal dong.

Tertarik untuk mancing Ikan kakap ? Tentunya kudu punya modal, jika cuma modal dengkul, mending tidur aja ato berenang aja dilaut. Modal yang kudu dipersiapkan antara lain :

1. Persiapan Mancing.

Peralatan bisa tanpa joran (handline) atau dengan joran.
Kail, Sebaiknya berbahan karbon dengan ukuran 3/0-7/0.
Kenur (light tackle) jenis monofilamen kelas 2 - 10 kg (4 - 30 lbs) atau pilih kenur "IGFA Class" ( international game fishing assosiation ) siapa tahu masuk rekor dunia.
Spinning, Light Spinning (reel) 2 - 12 ball bearing.
Joran, Panjang 180 - 230 cm, pilih berbahan grafit (bisa dengan 2 atau 1 batang), dengan melengkung dari tengah sampai ujung (untuk kelas 2-4 kg) atau hanya melengkung di ujung untuk kelas 6 – 10 kg.

2. Jenis umpan.

Bisa menggunakan umpan hidup atau mati(tapi masih segar), umpan yang biasa digunakan ialah cumi-cumi, udang, Kurisi, Kembung, Tembang, Selar dll.

Trik Memancing Ikan Black Bass

TRIK MEMANCING IKAN BLACK BASS

Black bass atau Kakap Hitam dalam bahasa latin disebut…… dan untuk di masyarakat Indonesia sering disebut Bale Raja ( Bahasa Bugis ) dan ada juga menyebutnya Tembiring. Black Bass termasuk jenis ikan yang diincar untuk merasakan sensasi strike karena ikan ini tergolong susah untuk mendapatkannya baik dari segi tempat dan metode pemancingannya itu sendiri. Sebagai pemancing pun saya juga termasuk masih kurang dalam merasakan sensasi strike ikan ini bila dihitung mungkin hanya baru 50 kali sejak tahun 2003. Banyak rekan-rekan saya yang berharap besar untuk bisa merasakan strike ikan yang satu ini baik sulit untuk didapatkan ikan ini tergolong sulit dan dalam berkembang biak ikan sangat lambat. Sehingga yang dikhawatirkan ikan ini akan langka sekali karena banyak pembataian sehinnga silahkan untuk merasakan sensasi strike ikan ini sebanyak-banyaknya namun diharapkan untuk bias melepaskannya kembali kehabitatnya. Dan tidak perlu khawatir karena typikal ikan Black bass termasuk ikan predator yang mudah untuk sembuh dari strss jadi mungkin apa yang pernah dilepaskan akan bias didapatkan lagi.

Black Bass masih bias dikatakan Manggrove Jack karena lingkungan habitatnya masih didaerah mangrove atau air berpayau namun typikal ini kadang sulit untuk hidup dicuaca ekstrim sehingga walaupun suatu kawasan memiki tumbuhan mangrove yang banyak ikan ini belum tentu ada karena black bass sangat sulit beradaptasi dengan lingkungan yang cepat berubah baik dari cuaca dan perubahan air. Dari segi cuaca ikan black bass akan sulit ditemukan dimana tingkat curah hujan ditempat tersebut tinggi dan dari segi perubahan air black bass sangat sensitive dari segi perubahan warna air dan pasang surut air karena Black Bass adalah jenis ikan yang menunggu mangsa bukan pencari mangsa seperti ikan yang lain sehingga typikal dalam mencari makan mirip ikan kerapu dan juga dapat dikatakn bahwa black bass bukan jenis school fish atau ikan berkelompok.

Bagi yang pernah merasakan sensasi strike Black Bass akan mengatak type strike ikan ini sangat berbeda dari jenis lain karena hentakan dan getaran ikan ini memang sangat berbeda. Pada saat merasakan pertama kali strike ikan rasanya umpan hanya tersangkut batang pohon dan lalu beberapa detik kemudian baru dirasakan perlawanannya namun pada intinya sangat sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.
Black bass memiliki bentuk sama dengan mangrove jack atau kakap merah ataupun kakap batu yang membedakan hanya dari segi corak warna. Black bass memilki corak warna yang dominan hitam dengan memiliki garis-garis putih. Dan seperti saya jelaskan sebelumnya pada saat mendapatkan black bass diharapkan dilepaskan kembali sehinnga ikan yang didapatkan sebaiknya diberi tanda tanpa merusak atauy memberi cacat pada ikan tersebut munkin cara terbaik adalah memberikan kabel tis denggan melingkarkan pada ekornya dan mengapa saya memberikan petunjuk untuk diberi tanda karena ikan kemungkinan akan anda bisa mendapatkan kembali nantinya. Itulah perbedaan black bass dengan jenis familynya yang lain seperti kakap merah,kakap batu ataupun kakap putih.

Adapun beberapa tips dan trik yang bias saya bagi dari pengalaman saya yaitu :

1. Rencanakan metode memancing anda karena dalam mendapatkan black bass menrut pengalaman saya hanya 3 (tiga) metode untuk mendapatkan black bass yaitu MERAWAI,NGONCER dan yang paling efektif adalah SLOW TROLLING

2. Istilah metode MERAWAI mungkin hanya dikenal diwilayah Sulawesi Sealatan atau Kalimantan Timur dimana metode ini hanya pancingan dibiarkan sehari semalam sehingga jumlah pancingan bisa lebih dari 20 buah namun saya tidak mengharapkan atau bisa saya sekali melarang metode ini untuk dilakukan karena pada umunnya ikannya sudah mati.Dan untuk NGONCER sendiri tidak perlu untuk saya jelaskan secra mendalam. Dan Metode yang paling efektif adalah SLOW TROLLING karena dari sekian banyaknya saya merasakan sensasi strike pada umunya semuanya menggunakan metode ini.

3. Dimana dan kapan untuk mencari black bass mungkin ini yang sangat sulit. Suatu kawasan mangrove atau air berpayau belum tentu anda bisa merasakan dan mendapatkan Black Bass. Yang perlu anda perhatikan adalah :
• Yang terpenting bahwa kawasan baik induk sungai ataupun anak sungai tersebut masih jarang atau perawan untuk dilakukan SLOW TROLLING.
• Jumlah curah hujan dikawasan tersebut relative normal.
• Warna air sungai relative normal dalam segi kejernihan karena Black Bass tidak menyukai air yang masih memilki dominan denggan kjernihan air laut dan tidak juga menyukai air yang keruh seperi air sungai yang tawar. Jadi kawasan sungai tersebut normal air payau dari hasil percampuran air laut dan sungai sehingga hasilnya berwarna coklat namun jernih.
• Kondisi cuaca juga mendukung dan hendaknya rencankan hari yang tepat dimana 2-3 hari sebelum pelaksanaan tidak hujan dikawasan tersebut.
• Pasang dan surut air adalah faktor pendukung sehinnga hendaknya pada hari pelaksanaan tidak pada kondisi pasang besar dan juga pada saat surut bukan pada mata konda atau ada istilah lain air pada saat gila-gila karena faktor ini akann mempengarahui pergerakan ikan dan juga corak warna air.
• Tata cara metode Slow Trolling mungkin tidak perlu dijelaskan secara mendalam karena pada umunnya sudah mengetahui hanya saja yang perlu diperhatikan dalm memilih LURES yang tepat.
• LURES yang pada umunnya saya gunakan adalah jenis merk RAPALA,HALCO,BOOMER namun yang terpenting bahwa merk bukanlah yang utama namun yang terpenting warna LURES itu sendiri
• Namun pada umunnya saya gunakan adalh RAPALA namun Warna dan ukuran LURES adalah faktor tepenting bukan merk dan untuk merk RAPALA saya gunakan Rapala Magnum sedang bercorak.

CARI BLOG INI

JAM

TENTANG SAYA

Foto saya
Kudus, Jawa Tengah, Indonesia
Aku cuma Pemancing Amatiran yang cuma pengen mengetahui lebih banyak tentang berbagai macam hal dalam memancing. Keinginan terbesarku adalah mancing bareng Om Dudit & Kang Bayu dari Tim Mancing Mania Trans7. He....he.....

Followers